Berkenalan bersama Lembaga Penjamin Simpanan (LPS)

Berkenalan bersama Lembaga Penjamin Simpanan (LPS)

apakah kamu idamkan mengakses buku tabungan? Ya, dapat digunakan untuk menaruh duwit atau untuk jalan-jalan akhir tahun ini, jangan digunakan untuk membeli voucher game online ya. Nah, ada hal yang harus kamu memperhatikan terutama dahulu nih kala kamu pilih bank. Apakah pada bank tersebut terkandung tulisan “BANK PESERTA PENJAMINAN LPS“, seperti dibawah ini?

Kalau bank kamu ada tanda seperti itu, bermakna kamu dapat mulai tenang. Karena duwit tabungan kamu berada ditempat yang safe untuk disimpan. Penasaran dong apa sih LPS kok memengaruhi safe tidaknya duwit kami di bank? Yuk cari memahami bersama!

Nah, LPS atau kepanjangannya Lembaga Penjamin Simpanan adalah suatu lembaga independen yang berfungsi menjamin simpanan nasabah perbankan di Indonesia. LPS ini dibentuk berdasarkan Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 24 Tahun 2004 tentang Lembaga Penjamin Simpanan lho. Menurut Undang-undang tersebut simpanan yang merubah nilai simpanan yang dijamin oleh LPS hingga Rp 2.000.000.000 (dua miliar rupiah). Eits, nggak serampangan simpanan ya yang dijamin ada syarat-syaratnya, antara lain:

1. Tercatat dalam pembukuan bank.

2. Tingkat buga tidak melebihi bunga simpanan LPS.

3. Tidak melaksanakan tindakan yang merugikan bank.

LPS ini merupakan wujud pembelajaran berasal dari krisis moneter 1998. Dulu kala krisis moneter menyebabkan menurunnya tingkat kepercayaan masyarakat pada sistem perbankan. Nah, untuk mengatasinya pemerintah mengeluarkan beberapa kebijakan diantaranya memberikan jaminan atas semua kewajiban pembayaran bank, terhitung simpanan masyarakat (blanket guarantee). Namun ternyata blanket guarantee ini menyebabkan timbulnya ethical hazard baik berasal dari segi pengelola bank maupun masyarakat.

Akhirnya, pemerintah mengeluarkannya Undang-Undang Nomor 10 Tahun 1998 tentang Perbankan mengamanatkan pembentukan suatu Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) sebagai pelaksana penjaminan dana masyarakat. Pada tanggal 22 September 2004, Presiden mengesahkan Undang-undang Republik Indonesia Nomor 24 tentang Lembaga Penjamin Simpanan (LPS). Berdasarkan Undang-Undang tersebut, LPS, suatu lembaga independen yang berfungsi menjamin simpanan nasabah penyimpan dan ikut aktif dalam pelihara stabilitas sistem perbankan sesuai bersama kewenangannya. Undang-undang ini berlaku efektif sejak tanggal 22 September 2005, dan sejak tanggal tersebut LPS resmi beroperasi hingga sekarang. www.gurukelas.co.id/

Yeay, saat ini sudah kenal dong bersama Lembaga Penjamin Pinjaman (LPS).

Posted on: December 25, 2018, by :