Macam-Macam Penyakit Menurun Manusia

Macam-Macam Penyakit Menurun Manusia

apa kabar kalian hari ini? Semoga senantiasa sehat, ya! Kalian mesti senantiasa menjaga kebugaran karena kebugaran itu mahal sekali harganya. Kalau kalian sakit, nanti kegiatan belajar mengajar kalian terganggu. Tapi tahukah kalian, tersedia beberapa penyakit yang merupakan penyakit menurun, lho. Yuk kami cari memahami penyakit apa saja yang juga ke di dalam macam-macam penyakit alami penurunan manusia.

Penyakit alami penurunan itu dibagi menjadi penyakit alami penurunan autosom dan kelainan gonosom. Kedua jenis penyakit alami penurunan berikut dibagi-bagi ulang menjadi beberapa jenis. Kita bahas satu persatu, ya!

Penyakit Menurun Autosom

Yang dimaksud bersama dengan penyakit alami penurunan autosom adalah penyakit yang diwariskan melalui kromosom autosom dan tidak terkait pada jenis kelamin. Oleh karena itu, penyakit ini sanggup menyerang siapa saja. Penyakit alami penurunan autosom dibagi menjadi penyakit dominan dan penyakit resesif.

Dalam penyakit alami penurunan autosom dominan, kelainan akan muncul di dalam kondisi dominan homozigot atau dominan heterozigot. Beberapa jenisnya pada lain Polidaktili, Sindaktili, Huntington, dan Thalasemia. Polidaktili adalah kondisi dikala kuantitas jari tangan atau kaki berjumlah lebih dari 10. Kondisi ini disebabkan genotip polidaktili yang bersifat PP atau Pp, sedang normalnya bersifat pp.

Sementara itu, sindaktili merupakan kondiri jari-jari yang berlekatan karena gen yang sesuaikan apoptosis sel terganggu. Genotip sindaktili pada kondisi normal bersifat ss, sedang genotip sindaktili pada penderita jari-jari yang berlekatan adalah SS atau Ss. Berbeda bersama dengan 2 penyakit sebelumnya, huntington merupakan rusaknya saraf secara progresif yang sanggup sebabkan pergerakan tubuh penderitanya terganggu. Lalu, apa itu thalasemia? Thalasemia adalah kelainan pembentukan hemoglobin supaya kuantitas sel darah merah sedikit. Selain itu, bentuk sel darahnya abnormal dan ukurannya kecil.

Nah, sesudah mengulas penyakit alami penurunan autosom dominan, saat ini dilanjutkan ke penyakit alami penurunan autosom resesif, ya. Pada penyakit alami penurunan autosom resesif, kelainan akan muncul di dalam kondisi resesif homozigot. Beberapa jenisnya pada lain albino, fenilketonuria, dan anemia sel sabit. Albino berjalan karena terdapatnya kegagalan di dalam pembentukan pigmen melanin yang berfungsi untuk menjaga cahaya UV. Genotip albino adalah aa. Berbeda bersama dengan genotip normal yaitu AA dan genotip normal bersama dengan gen albino yaitu Aa.

Selanjutnya, tersedia penyakit yang bernama fenilketonuria. Fenilketonuria adalah kondisi kekurangan enzim fenilalanin hidroksilase. Enzim berikut berfungsi untuk merubah asam amino fenilalanin menjadi tirosin. Sehingga tubuh penderitanya berlebihan fenilalanin. Lalu, anemia sel sabit itu apa, dong? Anemia sel sabit disebut juga bersama dengan sicklemia. Pada jenis anemia ini, eritrositnya bersifat bulan sabit supaya tidak sanggup mengedarkan oksigen bersama dengan sempurna ke seluruh anggota tubuh.

Kelainan Gonosom

Kelainan Gonosom merupakan kelainan yang diwariskan melalui kromosom gonosom dan terpengaruh pada jenis kelamin. Kelainan Gonosom ini juga terbagi menjadi 2, yaitu kelainan yang disebabkan karena terpaut kromosom X dan kelainan yang berjalan karena terpaut kromosom Y.

Pada masalah yang disebabkan karena terpaut kromosom X, gen penyebab penyakit senantiasa berbarengan bersama dengan kromosom X. Contoh penyakitnya pada lain Buta Warna (tidak sanggup mengetahui warna tertentu), Hemofilia (darah sulit membeku), dan Anodontia (penderita tidak mempunyai gigi).

Lalu, kelainan gonosom yang disebabkan karena terpaut kromosom Y itu disebabkan oleh gen penyakit yang senantiasa bersama dengan kromosom Y, ya? Betul sekali! Contoh penyakitnya pada lain Hypertrichosis (tumbuhnya rambut di anggota telinga wajah) dan webbedtoes (jari berselaput). www.biologi.co.id/

Posted on: December 25, 2018, by :