Standar Sarana dan Prasarana Sekolah

Standar Sarana dan Prasarana Sekolah

Pelaksanaan pendidikan nasional mesti menanggung pemerataan dan peningkatan mutu pendidikan di tengah perubahan global supaya warga Indonesia jadi manusia yang bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, cerdas, produktif, dan berdaya saing tinggi dalam pergaulan nasional maupun internasional. Untuk menanggung tercapainya obyek pendidikan tersebut, Pemerintah telah mengamanatkan penyusunan delapan standar nasional pendidikan sebagaimana diatur dalam Peraturan Pemerintah Republik Indonesia No. 19 Tahun 2005 berkenaan Standar Nasional Pendidikan. Standar nasional pendidikan adalah persyaratan minimum berkenaan proses pendidikan di seluruh lokasi hukum Negara Kesatuan Republik Indonesia.Pelaksanaan pembelajaran dalam pendidikan nasional berpusat terhadap peserta didik supaya dapat:

belajar untuk beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa,
belajar untuk mengetahui dan menghayati,
belajar untuk dapat lakukan dan berbuat secara efektif,
belajar untuk hidup bersama dengan dan berfungsi bagi orang lain, dan
belajar untuk membangun dan mendapatkan jati diri melalui proses studi yang aktif, kreatif, efektif, dan menyenangkan.

Untuk menanggung terwujudnya perihal selanjutnya diperlukan ada fasilitas dan prasarana yang memadai. Sarana dan prasarana yang lumayan selanjutnya mesti mencukupi keputusan minimum yang ditetapkan dalam standar fasilitas dan prasarana.Standar fasilitas dan prasarana ini untuk lingkup pendidikan formal, tipe pendidikan umum, jenjang pendidikan basic dan menengah yaitu: Sekolah Dasar/Madrasah Ibtidaiyah (SD/MI), Sekolah Menengah Pertama/Madrasah Tsanawiyah (SMP/MTs), dan Sekolah Menengah Atas/Madrasah Aliyah (SMA/MA). Standar fasilitas dan prasarana ini mencakup:
1. persyaratan minimum fasilitas yang terdiri berasal dari perabot, peralatan pendidikan, sarana pendidikan, buku dan sumber studi lainnya, teknologi informasi dan komunikasi, dan juga perlengkapan lain yang mesti dimiliki oleh tiap-tiap sekolah/madrasah,
2. persyaratan minimum prasarana yang terdiri berasal dari lahan, bangunan, ruang-ruang, dan instalasi daya dan jasa yang mesti dimiliki oleh tiap-tiap sekolah/madrasah. contoh surat penawaran harga barang

PENGERTIAN
1. Sarana adalah perlengkapan pembelajaran yang dapat dipindah-pindah.
2. Prasarana adalah fasilitas basic untuk menggerakkan faedah sekolah/madrasah.
3. Perabot adalah fasilitas pengisi ruang.
4. Peralatan pendidikan adalah fasilitas yang secara segera digunakan untuk pembelajaran.
5. Media pendidikan adalah peralatan pendidikan yang digunakan untuk membantu komunikasi dalam pembelajaran.
6. Buku adalah karya tulis yang diterbitkan sebagai sumber belajar.
7. Buku teks pelajaran adalah buku pelajaran yang jadi pegangan peserta didik dan guru untuk tiap-tiap mata pelajaran.
8. Buku pengayaan adalah buku untuk memperkaya pengetahuan peserta didik dan guru.
9. Buku referensi adalah buku rujukan untuk mencari informasi atau data tertentu.
10. Sumber studi lainnya adalah sumber informasi dalam wujud tak sekedar buku meliputi jurnal, majalah, surat kabar, poster, situs (website), dan compact disk.
11. Bahan habis memakai adalah barang yang digunakan dan habis dalam saat relatif singkat.
12. Perlengkapan lain adalah alat mesin kantor dan peralatan tambahan yang digunakan untuk membantu faedah sekolah/madrasah.

13. Teknologi informasi dan komunikasi adalah satuan perangkat keras dan lunak yang berkenaan bersama dengan akses dan pengelolaan informasi dan komunikasi.
14. Lahan adalah bidang permukaan tanah yang di atasnya terkandung prasarana sekolah/madrasah meliputi bangunan, lahan praktik, lahan untuk prasarana penunjang, dan lahan pertamanan.
15. Bangunan adalah gedung yang digunakan untuk menggerakkan faedah sekolah/madrasah.
16. area kelas adalah ruang untuk pembelajaran teori dan praktik yang tidak memerlukan peralatan khusus.
17. area perpustakaan adalah ruang untuk menaruh dan memperoleh informasi berasal dari beragam tipe bahan pustaka.
18. area laboratorium adalah ruang untuk pembelajaran secara praktik yang memerlukan peralatan khusus.
19. area pimpinan adalah ruang untuk pimpinan lakukan kegiatan pengelolaan sekolah/madrasah.
20. area guru adalah ruang untuk guru bekerja di luar kelas, beristirahat, dan terima tamu. 21. area tata bisnis adalah ruang untuk pengelolaan administrasi sekolah/madrasah.
22. area konseling adalah ruang untuk peserta didik memperoleh fasilitas konseling berasal dari konselor berkenaan bersama dengan pengembangan pribadi, sosial, belajar, dan karir.
23. area UKS adalah ruang untuk mengatasi peserta didik yang mengalami problem kesegaran dini dan mudah di sekolah/madrasah.
24. Tempat beribadah adalah area warga sekolah/madrasah lakukan ibadah yang diwajibkan oleh agama tiap-tiap terhadap saat sekolah.
25. area organisasi kesiswaan adalah ruang untuk lakukan kegiatan kesekretariatan pengelolaan organisasi peserta didik.
26. Jamban adalah ruang untuk buang air besar dan/atau kecil.
27. Gudang adalah ruang untuk menaruh peralatan pembelajaran di luar kelas, peralatan sekolah/madrasah yang tidak/belum berfungsi, dan arsip sekolah/madrasah.
28. area sirkulasi adalah ruang penghubung antar anggota bangunan sekolah/madrasah.
29. Tempat berolahraga adalah ruang terbuka atau tertutup yang dilengkapi bersama dengan fasilitas untuk lakukan pendidikan jasmani dan olah raga.
30. Tempat bermain adalah ruang terbuka atau tertutup untuk peserta didik dapat lakukan kegiatan bebas.
31. Rombongan studi adalah group peserta didik yang terdaftar terhadap satu satuan kelas.

PRASANA SEKOLAH

Sebuah SD/MI sekurang-kurangnya miliki prasarana sebagai berikut:
1. ruang kelas,
2. ruang perpustakaan,
3. laboratorium IPA,
4. ruang pimpinan,
5. ruang guru,
6. area beribadah,
7. ruang UKS,8. jamban,
9. gudang,
10. ruang sirkulasi,
11. area bermain/berolahraga.

Sebuah SMP/MTs sekurang-kurangnya miliki prasarana sebagai berikut:
1. ruang kelas,
2. ruang perpustakaan,
3. ruang laboratorium IPA,
4. ruang pimpinan,
5. ruang guru,
6. ruang tata usaha,
7. area beribadah,
8. ruang konseling,
9. ruang UKS,
10. ruang organisasi kesiswaan,
11. jamban,
12. gudang,
13. ruang sirkulasi,
14. area bermain/berolahraga.
Sebuah SMA/MA sekurang-kurangnya miliki prasarana sebagai berikut:
1. ruang kelas,
2. ruang perpustakaan,
3. ruang laboratorium biologi,
4. ruang laboratorium fisika,
5. ruang laboratorium kimia,
6. ruang laboratorium komputer,
7. ruang laboratorium bahasa,
8. ruang pimpinan,
9. ruang guru,
10. ruang tata usaha,
11. area beribadah,
12. ruang konseling,
13. ruang UKS,
14. ruang organisasi kesiswaan,
15. jamban,
16. gudang,
17. ruang sirkulasi,
18. area bermain/berolahraga

Posted on: May 28, 2019, by :