Lifestyle Expo Jakarta mendapat respon positif

Lifestyle Expo Jakarta mendapat respon positif

Lifestyle Expo Jakarta mendapat respon positif

Lifestyle Expo Jakarta mendapat respon positif
Lifestyle Expo Jakarta mendapat respon positif

Menyusul sukses dua tahun

sebelumnya, 2012 dan 2013, Lifestyle Expo in Jakarta (LEJ) kembali digelar di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Jakarta.

Tahun ini, pameran bergengsi yang menawarkan produk gaya hidup Hong Kong itu dibuka oleh Deputi bidang Pemasaran dan Jaringan Usaha Kementerian Koperasi dan UKM (KUKM) Emilia Suhaimi.

Emilia mengungkapkan, gaya hidup merupakan indikator perkembangan ekonomi suatu bangsa. Karena itu, Kementerian KUKM menyambut baik adanya pameran LEJ yang ketiga ini, yang menunjukkan bahwa Jakarta punya potensi sebagai pusat gaya hidup di masa depan.

Selain itu, pameran juga dihadiri Ketua Komite Hong Kong

Macau Kadin James Budiono, Konsul Jenderal Indonesia untuk Hong Kong Chalief Akbar serta Assistant Executive Director Hong Kong Trade Development Council (HKTDC) Raymond Yip.

“Tahun ini kami berharap pengunjung LEJ tidak hanya datang dari Indonesia, tapi juga buyer dari Malaysia, Filipina, Singapura dan Thailand, juga negara-negara lain di Asia Tenggara, bisa ikut berpartisipasi,” ujar HKTDC Assistant Executive Director Raymond Yip di Jakarta, Jumat (21/3/2014).

Dia melanjutkan, sebanyak 170 pelaku bisnis produk gaya hidup asal Hong Kong berpartisipasi dalam pameran kali ini. Diharapkan tahun ini, LEJ bisa menyedot 12 ribu pembeli atau naik 20 persen dari jumlah tahun lalu.

“Kami berniat terus membangun sukses bersama-sama dengan pelaku bisnis di Indonesia dalam menawarkan produk-produk gaya hidup terbaik dengan harga terjangkau,” sambung Yip.

 

Indonesia merupakan pasar yang berpotensi

terus tumbuh di Asia, dengan Hong Kong dan Indonesia yang telah menjadi partner bisnis sejak lama. Hubungan perdagangan Indonesia-Hong Kong sangat kuat dan akan terus berlangsung baik.

Pasar Indonesia menyimpan potensi besar dan membutuhkan produk inovatif, baru dan segar untuk memenuhi kebutuhan konsumen dan Hong Kong punya kemampuan untuk memenuhi hal tersebut.

Di sisi lain, Hong Kong merupakan salah penyedia terbesar untuk busana dan aksesoris, serta merupakan tempat lahirnya desainer muda berbakat. Para perancang mode Hong Kong dikenal memiliki gaya unik dalam mengombinasikan budaya Barat dan Timur, yang menjadikan desain mereka berbeda.

 

Selain itu, mereka juga telah memiliki reputasi internasional

dalam mempertunjukkan karya mereka secara profesional dan selaras dengan tren serta di saat yang bersamaan bisa memadukan sisi komersial serta inovasi.

Menurut data statistik pemerintah Hong Kong, produk utama ekspor Hong Kong ke Indonesia adalah peralatan telekomunikasi (23 persen), material rajut (7,2 persen), komputer (5,7 persen) serta benang katun (4,6 persen). Penjualan ritel tumbuh sebanyak 12 persen (YoY) pada Januari 2014 (sesuai dengan catatan Bank Indonesia).

Pertumbuhan angka konsumsi domestik tersebut didukung beberapa faktor, termasuk kemampuan membeli, suku bunga rendah, serta terus tumbuhnya pasar kelas menengah.

Indonesia, di sisi lain merupakan destinasi ekspor ke-24 terbesar Hong Kong. Pada 2013, angka ekspor Hong Kong ke Indonesia menurun 6,2 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya, dengan nilai US$2,94 miliar. Adapun Hong Kong mengimpor batu bara (34,9 persen), peralatan telekomunikasi (10,6 persen) serta makanan siap saji (8,2 persen). Tahun 2013, angka impor Hong Kong dari Indonesia turun sebesar 4,4 persen.

Yip juga mengungkapkan lewat LEJ ketiga ini, pihak HKTDC berharap bisa lebih meningkatkan kerja sama ekonomi antara Indonesia dan Hong Kong. “Kami mengharapkan kerja sama ekonomi Indonesia dan Hong Kong bisa terus tumbuh,” papar Yip.

Antusiasme terhadap pameran baru pertama kalinya dihelat di Jakarta ini terlihat jelas dari jumlah pengunjung yang memenuhi registration booth. Tahun ini, buyer yang mendaftar pun tidak semuanya datang dari Jakarta dan kota-kota besar lainnya di Indonesia, sekitar 20 persen buyer datang dari Singapura, Malaysia dan Filipina.

Sumber : https://merekbagus.co.id/

Posted on: July 25, 2019, by :