Pemda Papua Harus Berani Alokasikan Anggaran di Bidang SDM

Pemda Papua Harus Berani Alokasikan Anggaran di Bidang SDM

Pemda Papua Harus Berani Alokasikan Anggaran di Bidang SDM

Pemda Papua Harus Berani Alokasikan Anggaran di Bidang SDM
Pemda Papua Harus Berani Alokasikan Anggaran di Bidang SDM

Salah Satu Penyanyi Asal Papua yang populer melalui ajang pencarian bakat Asia Bagus pada era 1990-an

, Edo Kondologit mengatakan saat ini Pemerintah Daerah Papua harus berani dalam mengalokasikan anggaran yang cukup besar untuk investasi di bidang Sumber Daya Manusia (SDM), Rabu (26/10).

Sumber Daya Alam (SDA) di Papua nantinya juga akan habis. Tetapi melalui investasi SDM maka masyarakat akan memiliki kemampuan dalam bermasyarakat yang lebih baik dan bermartabat.

“Bagi saya, investasi terbesar dan terbaik yaitu SDM. Pemerintah daerah di Tanah Papua harus memperhatikan pendidikan anak-anak Papua untuk bisa membangun Papua ke arah lebih baik. Kalau kita berani investasi di bidang SDM, Papua lebih siap masuk dalam era persaingan ke depan,” katanya.
Baca juga : Aksi Cepat Tanggap 100 Ton Beras dan 100 Relawan Untuk Asmat Papua

Edo menilai ada beberapa penghambat dalam kemajuan Papua salah satunya yaitu karena SDM

yang handal masih terbatas. akhir-akhir ini Edo terlibat dalam gerakan dan upaya untuk memberikan motivasi terhadap anak-anak Papua guna mengejar impian mereka di bangku sekolah.

“Saya diundang ke mana-mana memberikan motivasi kepada anak-anak Papua agar mereka sekolah benar. Anak-anak Papua harus sekolah, jangan hanya urus minum, mabuk, buat kekacauan dan lain. Mereka harus tekun belajar karena di pundak merekalah masa depan Papua dipertaruhkan,” tuturnya.

Lanjut Edo, saat ini setiap generasi muda Papua juga bisa menjadi penyanya sepert dia, tetapi mereka juga harus melihat semangat dan kemauan di bakat dan talenta mereka masing-masing.

“Saya tidak paksa anak-anak Papua ikut jejak saya jadi penyanyi. Mereka punya bakat dan talenta masing-masing

yang harus dikembangkan. Yang paling utama, mereka harus memiliki rasa percaya diri dan harga diri. Sekecil apapun kepercayaan kepada mereka, maka itu harus dijaga secara baik,” ucapnya.
Baca juga : Karena Papua Itu Indonesia

Saat diundang beberap waktu lalu untuk memberikan motivasi kepada 30-an anak Papua yang menimbah ilmu pendidikan di Institut Del di daerah Toba-Samosir, Sumatera Utara.

“Awalnya saya bahagia, ternyata di sana ada puluhan anak Papua belajar bidang informasi teknologi. Tapi kemudian sedikit kecewa karena di kemudian hari ada sejumlah anak kembali ke Papua karena tidak bisa beradaptasi dengan lingkungan maupun disiplin di lembaga pendidikan itu,” tuturnya. (red.dt)

 

Sumber :

https://blogs.uajy.ac.id/teknopendidikan/negara-yang-menjajah-indonesia/

Posted on: August 13, 2019, by :