Lulusan SLB Karya Kasih Bisa Hidupi Diri Sendiri

Lulusan SLB Karya Kasih Bisa Hidupi Diri Sendiri

Lulusan SLB Karya Kasih Bisa Hidupi Diri Sendiri

Lulusan SLB Karya Kasih Bisa Hidupi Diri Sendiri
Lulusan SLB Karya Kasih Bisa Hidupi Diri Sendiri

Siswa lulusan Sekolah Luar Biasa (SLB) Karya Kasih sudah bisa menghidupi diri sendiri

seperti di Saumlaki kabupaten Maluku Tenggara Barat membuka usaha Bengkel, di Ambon membuka usaha Salon, ada yang bekerja di JNN, Tiki dan sebagai guru komuter di SLB ini.

Cara kita mendidik anak-anak di SLB ini adalah lebih fokus pada skill, sehingga jika mereka lulus dapat menghidupi diri sendiri,”kata Kepala SLB Karya Kasih Suster (Sr). Irmina Fanumby, S.Pd di Ambon, Sabtu (18/11/2017).

SLB Karya Kasih dibawah naungan Yayasan Pendidikan Katolik Keuskupan Amboina Cabang Efata

, yang berlokasi di Gonsalo Karang Panjang Ambon, mambina anak-anak berkebutuhan khusus Tuna Rungu.

Menurutnya, SLB ini mendapat bantuan dari Pemerintah Pusat (Pempus) maupun Pemerintah Daerah (Pemda) untuk operasional sekolah karena siswa diasramakan.

Jumlah anak berkebutuhan khusus yang terdaftar pada SLB Karya Kasih tidak

banyak mereka berasal dari Kota Ambon, kabupaten Seram Bagian Barat, Maluku Tenggara Barat Maluku Barat Daya dan Kepulauan Aru.

Anak-anak yang dibina di SLB ini cukup kreatif dalam ketrampilan seperti membuat kria kayu, tata boga, kecantikan, menjahit, membuat perahu dari buah cengkeh, melukis, dan lain-lain.

“Kami juga menggunakan Kurikulum 13 (K-13) namun sering menyesuaikan dengan kondisi serta karakter anak, sehingga tidak ansih mengejar tuntutan Kurikulum 13,”ucapnya.

Karena anak-anak diasramakan, sehingga para guru di SLB ini tidak sekedar menjadi guru melainkan berperan juga sebagai orang tua (ibu, bapak) bagi anak-anak.(TM02)

 

Sumber :

https://indianapoliscoltsjerseyspop.com/shalat-ghaib/

Posted on: September 6, 2019, by :