Satu RW Satu PAUD, Tumbuhkan Minat dan Bakat Anak di Masa Keemasan

Satu RW Satu PAUD, Tumbuhkan Minat dan Bakat Anak di Masa Keemasan

Satu RW Satu PAUD, Tumbuhkan Minat dan Bakat Anak di Masa Keemasan

Satu RW Satu PAUD, Tumbuhkan Minat dan Bakat Anak di Masa Keemasan
Satu RW Satu PAUD, Tumbuhkan Minat dan Bakat Anak di Masa Keemasan

BUAH BATU – Bunda Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Kota Bandung Atalia Praratya Kamil bersama

Dinas Pendidikan Kota Bandung mencanangkan program satu RW satu PAUD. Atalia menyebut, anak usia 0 hingga 8 tahun merupakan masa keemasan. Untuk itu, masa ini merupakan saat tepat untuk menumbuhkan minat dan bakat anak.

”Kita sangat menyadari bahwa yang paling penting itu pendidikan di usia dini. Jadi usia 0 sampai 8 tahun itu kan masa keemasan anak. Di situ mereka mencapai fungsi otak 80 persen. Jadi kita maksimalkan di situ,” ucap Atalia saat menghadiri Rapat Koordinasi Penguatan PAUD Holistik Integratif di SD BPI, Jalan Halimun, Kota Bandung, kemarin (1/2).

Atalia menargetkan, pendirian PAUD di setiap RW sampai akhir 2017. Meskipun tidak akan mudah dan banyak permasalahan

yang kompleks, tapi menurutnya, harus dilakukan untuk anak-anak Kota Bandung. Kemudian ke depannya, akan membuat atau mendorong ibu-ibu ketua tim PKK kelurahan untuk menjadi Bunda PAUD Kelurahan.

”Mudah-mudahan semakin banyak anak-anak yang bersekolah dari usia dini. Meskipun sekolah ini lebih kepada pengasuhan. Jadi bagaimana mereka bisa bermain sambil belajar,” ungkapnya.

Atalia juga memberikan pemahaman tentang pentingnya peranan Bunda PAUD di kewilayahan, termasuk tentang PAUD Holistik Integratif. Terlebih, Dinas Pendidikan Kota Bandung mengamati dan mendorong pendirian PAUD per RW ini.

Disingguang soal banyaknya kasus kekerasan terhadap anak, Atalia mengatakan, yang harus dikuatkan adalah

pemahaman kepada orangtua juga guru. Selain itu, anak-anak harus dibekali pengetahuan supaya mereka bisa bertahan.

”Kalo saya senang sekali ketika anak-anak belajar beladiri. Atau mereka diajari saja bagaimana mereka teriak, berlari pada saat ada ancaman kepada mereka. Tapi intinya ini sangat baik sekali supaya anak-anak bisa terhindar dari kekerasan,” pangkasnya.

Di tempat sama, Kepala Dinas Pendidikan Kota Bandung Elih Sudiapermana mengatakan, siap memberikan layanan secara teknis kepada seluruh PAUD.

Menurut dia, Rapat Koordinasi Penguatan PAUD Holistik Integratif ini mempunyai beberapa program. Di antaranya, ada peningkatan pendidik dan tenaga kependidikan PAUD. Kemudian para tutor PAUD dididik kurang lebih ada 600 sasaran untuk tahun ini.

 

Baca Juga :

Posted on: September 29, 2019, by :