Catatan Akhir 2018 : Beda Peruntungan Polytron, Evercoss dan Advan

Catatan Akhir 2018 Beda Peruntungan Polytron, Evercoss dan Advan

Catatan Akhir 2018 : Beda Peruntungan Polytron, Evercoss dan Advan

Catatan Akhir 2018 Beda Peruntungan Polytron, Evercoss dan Advan
Catatan Akhir 2018 Beda Peruntungan Polytron, Evercoss dan Advan

2018 bisa jadi merupakan tahun yang berat bagi brand-brand smartphone lokal

, termasuk Polytron. Brand yang memiliki pabrik di Kudus, Jawa Tengah itu, terlihat semakin kedodoran. Jelas bahwa Polytron kini tak mampu meladeni agresifitas brand-brand China yang semakin digdaya.

Besar kemungkinan, kegagalan meningkatkan awareness dan market share, membuat Polytron tak seagresif tahun-tahun sebelumnya.

Tercatat, sepanjang tahun ini, Polytron hanya memperkenalkan produk terbatas.

Salah satunya adalah Rocket T7 yang diluncurkan pada Agustus 2018. Itu pun diperkenalkan tidak secara terbuka. Hanya melalui press release yang dikirimkan ke media-media massa.

Berbeda dengan varian Prime yang membidik segmen menengah, Rocket T7 ditargetkan untuk pengguna dengan budget terbatas. Harganya memang ramah di kantong konsumen, hanya Rp 1,2 juta.

Dengan hanya meluncurkan varian terbatas, fokus pada segmen low end,

dan kampanye pemasaran yang tak lagi bombastis, terlihat ada perubahan strategi yang kini diusung oleh Polytron.

Brand yang dimiliki Djarum Grup itu, sekarang tak lagi high profile, seperti tahun-tahun sebelumnya, seperti saat memperkenalkan varian Prime (Prime 7 Pro, Prime 7 dan Prime 7s).

 

Sumber :

https://www.giantbomb.com/profile/danuaji88/blog/titanium-backup-pro/144598/

Posted on: January 13, 2020, by :