Dampak Konversi ditinjau dari Suku Bunga
Posted in: Pendidikan

Dampak Konversi ditinjau dari Suku Bunga

Dampak Konversi ditinjau dari Suku Bunga

Dampak Konversi ditinjau dari Suku Bunga
Dampak Konversi ditinjau dari Suku Bunga

Perbedaan mendasar dari sistem syariah dan konvensional terletak pada pengembalian serta pembagian keuntungan yang diberikan dari nasabah ke bank atau sebaliknya dari bank kepada nasabah, dari hal inilah timbul istilah bunga maupun bagi hasil. Karakteristik utama bank syariah adalah tidak adanya bunga sebagai representasi dari riba yang diharamkan. Karakteristik inilah yang menjadikan perbankan syariah lebih unggul dalam beberapa hal termasuk pada sistem operasional yang dijalankan.

Perbankan syariah menggunakan sistem bagi hasil karena perbankan konvensional yang mneggunakan sistem bunga dipandang memiliki beberapa kelemahan sebagai berikut (Arifin, 1999):

  1. Transaksi berbasis bunga melanggar keadilan atau kewajaran bisnis
  2. Tidak fleksibelnya sistem transaksi berbasis bunga menyebabkan kebangkrutan
  3. Komitmen bank untuk menjaga uang deposan berikut bunganya membuat bank cemas untuk mengembalikan pokok dan bunganya
  4. Sistem transaksi berbasis bunga menghalangi munculnya inovasi oleh usaha kecil
  5. Dalam sistem bunga, bank tidak akan tertarik dengan kemitraan usaha kecuali jika ada jaminan kepastian pengembalian modal dan pendapatan bunga mereka.

Hal tersebut menyebabkan bank syariah menggunakan sistem bagi hasil yang juga merupakan sebuah penghindaran riba. Sistem bunga dalam bank konvensional merupakan bagian atau komponen sistem keuangan kapitalisme. Sifat spekulasi (gharar) sistem bunga dalam perbankan konvensional tidak hanya bergantung pada faktor-faktor internal bank dan faktor hubungan dengan kesehatan ekonomi nasabahnya, tetapi juga terkait dengan sistem ekonomi kapitalisme di dunia yang liberal dan spekulatif (Rianda, 2018).

Sumber : https://syifa.student.ittelkom-pwt.ac.id/movie-fx-apk/