Mengenali Prosedur Pengamatan

Mengenali Prosedur Pengamatan

Mengenali Prosedur Pengamatan

Mengenali Prosedur Pengamatan
Mengenali Prosedur Pengamatan

Sebelum melakukan pengamatan, sebaiknya kita mengetahui dahulu prosedurnya. Dengan mengetaui rosedur, kegiatan pengamatan akan terarah dan sistematis.

Prosedur pengamatan yang dimaksud adalah:

Menentukan topik pengamatan
Menentukan tujuan pengamatan
Menentukan objek pengamatan
Membuat panduan pengamatan
Melaksanakan pengamatan
Membuat analisis hasil pengamatan
Menyusun laporan hasil pengamatan
Pada pembahasan kali ini, saya akan menjelaskan bagaimana cara menentukan topik dan tujuan pengamatan, menentukan objek pengamatan, dan menyusun laporan pengamatan.

a. Menentukan Topik dan Tujuan Pengamatan

Topik merupakan pokok persoalan yang melandasi kegiatan pengamatan. Topik utama yang memiliki cakupan cukup luas perlu dirinci. Dari topik tersebut tentu kita akan mengetahui tujuan dari pengamatan yang dilakukan

b. Menentukan Objek Pengamatan

Setelah mengetahui topik dan tujuan hal yang dilakukan selanjutnya adalah menentukan objek pengamatan. Objek pengamatan merupakan hal atau sesuatu yang dijadikan sasaran pengamatan. Penentuan objek harus tepat sesuai dengan topik dan tujuan pengamatan.

REPORT THIS AD

c. Menyusun Laporan Pengamatan

Menyusun laporan pengamatan sama halnya dengan menyusun laporan yang lain. Unsur yang perlu diperhatikan dalam menyusun laporan pengamatan ialah kelengkaan sebuah laporan, kesesuaian isi yang dipaparkan atau dideskripsikan pada setiap bagian, kedalaman isi yang disajikan, keruntutan alur penyajian, dan susunan tata kalimat yang sesuai kaidah bahasa Indonesia.

Untuk memperoleh gambaran mengenai apa saja yang harus kita susun dalam laporan pengamatan, mari kita cermati hal-hal berikut ini :

Bagian Pendahuluan
Dalam bagian pendahuluan setidaknya ada tiga bagian, yaitu:

1. Latar belakang

Bagian ini memaarkan pentingnya dan sisi positif dari kegiatan itu. Bilamana perlu, ungkapkan pula akibat-akibat yang mungkin terjadi jika kegiatan tersebut tidak dilakukan.

2. Tujuan

Bagian ini menjelaskan tujuan atau sasarran yang ingin dicapai setelah melakukan kegiatan pengamatan.

3. Sistematika/Ruang Lingkup

Sistematika laporan mengungkapkan bagian-bagian yang dituangkan ke dalam laporan.

Hasil Pengamatan
Pada bagian ini, kita hendaknya mampu mendeskripsikan semua objek yang menjadi tujuan pengamatan. Deskripsikan sampai pada al yang detail dehingga hhasil pendeskripsian tersebut memberikan kejelasan kepada pembaca tentang objek engamatan. Salah satu teknik yang dapat kita gunakan ialah teknik pengembangan berdasarkan urutan tempat, ruang, atau waktu.

Penutup
Di dalam bagian penutup biasanya terdapat dua sub bagian yaitu:

a. Kesimpulan

Bagian ini memaparkan pertanyaan-pertanyaan penting yang berupa simpulan atas fakta-fakta yang berhubungan dengan objek pengamatan.

b. Saran

Saran yang dimaksud dalam laporan pengamatan adalah masukan-masukan yang diberikan kepada pihak-pihak tertentu setela melakukan pengamatan.

2. Membuat dan Mengisi Panduan Pengamatan

Pengamatan adalah suatu pedoman atau patokan untuk melakukan pengamatan. Panduan pengamatan sangat penting dibuat agar kegiatan yang dilakukan terarah sesuai dengan topik dan tujuan yang ditetapkan sebelumnya.

Karena panduan pengamatan menjadi pedoman, maka hal-hal yang tercantum di dalamnya harus memuat pokok-pokok yang akan diamati, lalu diisi oleh pengamat saat melakukan pengamatan.

Baca Juga :

Posted on: May 20, 2020, by :