Posted in: Budidaya

Memelihara Benih Ikan Arwana (Sclerophages formosus)

  • Larva yang sudah dihasilkan ikan arwana selanjutnya diinkubasi di akuarium yang berukuran 90x45x45cm. Pertahankan suhu air dalam akuraium pada kisaran 27-29 derajat celcius dengan heater dan beri aerator.
  • Untuk mencegah bakteri dan jamur dapat ditambahkan 2 ppm acrivlafin cair. Dengan cara pemeliharaan in vitro ini, biasanya tingkat keberhasilan hidup anak arwana sekitar 90-100%.
  • Selama seminggu pertama, saat larva masih mempunyai cadangan makanan berupa kuning telur, mereka hanya tergolek di dasar aquarium. Saat kuning telurnya mulai mengecil, mereka akan berusaha berenang.
  • Setelah 8 minggu. Ikan mulai berenang bebas karena kuning telurnya sudah habis. Pada saat itu, panjang tubuhnya sekitar 8,5 cm.

 

Membesarkan Benih Ikan Arwana (Sclerophages formosus):

  • Pada saat memasuki minggu ke 7, ikan sudah dapat diberi pakan anakan ikan guppy atau cacing suter. Pakan hidup diberikan supaya tidak terjadi saling serang diantara calon karnivora tersebut.
  • Pada saat itu, sebaiknya air aquarium disifon setiap hari dan diganti dengan air yang berkualitas sama dengan di akuarium pemeliharaan benih.
  • Ikan yang sudah berukuran 10-12 cm dapat mulaiu diberi pakan udang atau potongan daging. Untuk menambah warnanya agar lebih cemerlang dan merangsang sel chromatopora maka dapat diberikan lampu sekitar 12 jam sehari.
  • Setelah 6-7 bulan, ikan akan mencapai ukuran sekitar 20-25 cm.
Fase Kritis Ikan Arwana (Sclerophages formosus):
Fase krusial budidaya ikan ini adalah indukan mudah mnegalami beragam penyakit seperti fin rot, mata berawan, dan infeksi cacing jangkar. Semua dapat dicegah dengan perawatan yang baik dan meningkatkan kualitas air.
Demikian Info terbaru dari kami yang berjudul Cara Mudah Pembenihan Budidaya Ikan Arwana, jika memang perlu anda juga dapat melihat Cara Pemijahan Budidaya Ikan Bandeng Hasil Maksimal agar dapat menjadi bahan pertimbangan bagi anda untuk melakukan budidaya. Semoga Sukses dan Terima Kasih