Cara Menghitung Kadar Air Kayu
Posted in: Umum

Cara Menghitung Kadar Air Kayu

Cara Menghitung Kadar Air Kayu

Cara Menghitung Kadar Air Kayu

Kadar air kayu memiliki peranan yang sangat penting dalam proses perusakan. Perusakan kayu pada umumnya disebabkan oleh proses mikrobiologis dan kimiawi atau pun dari kombinasi keduanya. Proses ini berlangsung dengan melibatkan air bebas yang terdapat di dalamnya (Tabrani, 1997). Kadar air kayu merupakan jumlah air yang terdapat di dalam kayu dan biasanya dinyatakan dalam persen terhadap berat kering tanur (Brown et. al., 1952). 


Selain itu, Haygreen dan Bowyer (1993) mendefinisikan kadar air kayu sebagai berat air yang dinyatakan di dalam persen terhadap berat kayu bebas atau kering tanur (BKT). Air dalam kayu terdapat dalam dua bentuk yaitu air bebas yang terdapat pada rongga sel dan air terikat yang terdapat pada dinding sel. Kondisi dimana dinding sel jenuh dengan air sedangkan rongga sel kosong dinamakan kondisi kadar air pada titik jenuh serat (Iswanto, 2008). Kadar air titik jenuh serat besarnya tidak sama untuk setiap jenis kayu. Hal ini disebabkan oleh perbedaan struktur dan komponen kimia. Pada umumnya kadar air titik jenuh serat besarnya berkisar antara 25-30% (Nandika, dkk., 2015). 

Untuk mengetahui kadar air kayu dapat dilakukan dengan dengan menggunakan 5 cara sebagai berikut (Sscharai Rad, 1994):

 

  1. Pengeringan dengan oven (oven-drying)
  2. Destilasi
  3. Titrasi
  4. Menggunakan elemen higroskopis
  5. Menghitung dengan sifat elektrik

              Untuk menghitung kadar air digunakan rumus dibawah ini sebagai berikut:

Ka = ((Bb-Bkt)/Bkt) x 100%

Keterangan :

Ka         = Kadar air (%)

Bb         = Berat basah (gram)

Bkt        = Berat kering tanur (gram)

 

Recent Posts