Posted in: Uncategorized

Dua kerajaan nusantara, Majapahit dan Sriwijaya

Faktor pembentukan Identitas Bersama. Proses pembentukan bangsa- negara membutuhkan identitas-identitas untuk menyatukan masyarakat bangsa yang bersangkutan. Faktor-faktor yang diperkirakan menjadi identitas bersama suatu bangsa, yaitu : Sejarah Menurut catatan sejarah, sebelum menjadi sebuah negara, bangsa indonesia pernah mengalami masa kejayaan yang gemilang. Dua kerajaan nusantara, Majapahit dan Sriwijaya misalnya.Kebesaran dua kerajaan nusantara tersebut telah membekas […]

Posted in: Uncategorized

Identitas Primordial

Identitas Primordial Orang dengan berbagai latar belakang etnik dan budaya: jawab, batak, dayak, bugis, bali, timo, maluku, dsb. Orang dengan berbagai latar belakang agama: Islam, Kristen, Khatolik, Hindu, Budha, dan sebagainya. Identitas Nasional Suatu konsep kebangsaan yang tidak pernah ada padanan sebelumnya. Istilah Identitas Nasional secara terminologis adalah suatu ciri yang dimiliki oleh suatu bangsa […]

Posted in: Uncategorized

Pertempuran Laut Aru

Pertempuran Laut Aru Tindakan Heroik Di Yogyakarta Pada tanggal 26 September 1945 terjadi perebutan kekuasaan dan para pegawai negeri semua mogok karena peristiwa ini. Sejak pukul 10.00, mereka mogok bekerja dan memaksa Jepang untuk menyerahkan semua kantor Jepang ke Indonesia. Diperkuat oleh pengumuman oleh KNI DI Yogyakarta pada 26 September 1945 bahwa kekuasaan di daerah […]

Posted in: Uncategorized

Pertempuran Ambarawa

Pertempuran Ambarawa   Pertempuran Ambarawa atau yang sering disebut sebagai palagan Ambarawa memang menarik. Secara singkat, dapat diceritakan bahwa disebut Pertempuran Ambarawa karena memang terjadinya di kota Ambarawa. Pertempuran itu sebenarnya sudah diawali sejak Oktober 1945, di mana pada tanggal 20 Oktober 1945 tentara Sekutu mendarat di Semarang di bawah pimpinan Brigadir Jenderal Bethel Pertempuran […]

Posted in: Uncategorized

Menganalisa Audience

Menganalisa Audience             Analisis audiens adalah  ketikan Anda mempertimbangkan  semua unsur unsur yang terkait dalam mendefinisikan karakteristik demografs  (juga dikenal sebagai Demografi) audiens Anda  (McQuail, 1997).             Demorafis secara luas digunakan oleh periklanan dan hubungan masyarakat profesional untuk menganalisis spesifik penonton sehingga produk atau ide-ide mereka akan membawa pengaruh. Namun, semua semua pembicara yang baik […]

Posted in: Uncategorized

Kebijakan Devisa di Indonesia

Kebijakan Devisa di Indonesia                         Pada umumnya sistem devisa dapat dibagi dua, yaitu sistem devisa kontrol dan sistem devisa bebas. Dalam sistem devisa kontrol, kegiatan transaksi devisa dibatasi oleh pemerintah.  derajat tingkat pembatasan berbeda-beda pada masing-negara tergantung pada ultimate target dari kebijakan tersebut.  Sementara pada sistem devisa bebas tidak ada pembatasan dalam melalukan transaksi devisa. […]

Posted in: Uncategorized

Max Weber (1864-1920)

Max Weber (1864-1920) Dalam “Economy and Society”, Weber menetapkan garis pemisah antara economi dan sosiologi ekonomi dengan mengajukan tiga unsur, yaitu: Tindakan ekonomi adalah suatu bentuk tindakan sosial Tindakan ekonomi tidak bisa dipisahkan dari status, kemampuan sosial dan kekuasaan[21]. Tindakan ekonomi disituasikan secara sosial Perdagangan, uang, dan pasar lebih diilhami oleh motif daripada keuntungan Institusi ekonomi […]

Posted in: Uncategorized

 Emile Durkheim 

 Emile Durkheim       Emile Durkheim adalah seorang ilmuan perancis. Dia dikenal sebagai ilmuan yang juga menganut paham positivisme karena pada dasarnya menggunakan ilmu pengetahuan untuk menjelaskan kehidupan sosial. Durkheim berpandangan bahwa sesuatu yang terjadi di alam semesta disebabkan oleh sesuatu yang berada di alam semesta juga. Emile Durkheim melakukan pengamatam terhadap fenomena sosial dan berusaha membangun […]

Posted in: Uncategorized

Tokoh Inti Sosiologi Dalam Sosiologi Ekonomi

Tokoh Inti Sosiologi Dalam Sosiologi Ekonomi Aguste Comte ( 1798-1857)       Aguste comte pada saat aitu adalah berlatar belakang seorang fisikawan menyatakan sosiologi sebagai disiplin ilmu yang baru, yang disebutnya sebagai ”fisika sosial”. Anggapan dasar yang menyertainya adalah bahwa suatu ilmu dapat dikatakan mempunyai nilai ilmiah jika memakai p rinsip-prinsip keilmuan seperti yang dipakai ilmu alam. Comte […]

Posted in: Uncategorized

 Instrumen pengukur Gaya Hidup

 Instrumen pengukur Gaya Hidup Gaya hidup yang berkembang di masyarakat merefleksikan nilai-nilai yang dianut oleh masyarakat itu sendiri. Untuk memahami bagaimana gaya hidup, sekelompok masyarakat diperlukan program atau instrumen untuk mengukur gaya hidup yang berkembang. Instrumen-instrumen tersebut disebut sebagai VALS 1 (value abd life style 1) yang terdiri dari: Outer directed Merupakan gaya hidup konsumen […]